Ganti Monitor Anda dengan Loudness Meters

Apa Anda masih menggunakan RMS atau VU meter untuk mengukur kerasnya audio? Jika iya, meter yang Anda gunakan saat ini, sama sekali tidak ada hubungannya dengan cara telinga manusia memproses kerasnya suara. Jika Anda tidak percaya, coba Anda ratakan dua buah track, musik dan voice over (dialog) menggunakan RMS atau VU meter. Apa kerasnya sama?

Atau, katakanlah Anda mengerjakan¬†project¬†kompilasi album yang isinya berbagai macam genre. Ratakan musik hip-hop dan heavy metal dengan RMS di -12 dB. Belum tentu kerasnya suara yang dihasilkan sama. Anda masih butuh telinga untuk mensejajarkan kerasnya musik yang Anda kerjakan. Ketika kepala Anda sudah tidak ‘fresh‘, lebih sulit lagi menilai suara secara objektif.Continue reading